|
Cek Kebutuhan Kalsium Yuk….! |
|
Kebanyakan orang berpikir mereka sudah mendapatkan kalsium yang cukup setiap hari. Tapi, tahukah Anda berapa kebutuhan kalsium harian Anda yang sebenarnya?
Kalsium merupakan mineral yang paling berlimpah dalam tubuh, ditemukan dalam beberapa makanan, tersedia sebagai suplemen diet, dan hadir di beberapa obat. Kalsium diperlukan untuk kontraksi dan pelebaran pembuluh darah, fungsi otot, transmisi saraf, sinyal intraseluler dan sekresi hormon, meskipun kurang dari 1% kalsium total tubuh diperlukan untuk mendukung fungsi metabolisme penting.
99% sisa pasokan kalsium tubuh disimpan dalam tulang dan gigi di tempat yang mendukung struktur dan fungsi mereka. Tulang sendiri mengalami renovasi terus menerus dengan menyerap dan menyimpan kalsium ke dalam tulang baru. Pembentukan tulang melebihi daya serap dalam periode pertumbuhan pada anak-anak dan remaja,. Sedangkan, pada dewasa, khususnya di kalangan wanita menopause, kerusakan tulang berlebih mengakibatkan hilangnya tulang yang meningkatkan risiko osteoporosis dari waktu ke waktu.
|
|
Read more...
|
|
Mengapa Si kecil Suka Berbohong? |
|
“Ayo, kamu bohong ya,” ujar ibu Sarah ketika mendengar penjelasan si kecil Rian (5), ketika ditanya tentang kegiatan yang dilakukan Rian di sekolah.
Perilaku ini, bagaimanapun, bisa sangat menjengkelkan bagi orangtua. Banyak orangtua bertanya-tanya bagaimana harus menangani anak yang suka berbohong. Bagaimana mengatasi anak yang berbohong tergantung pada usia anak, situasi tertentu, dan aturan-aturan yang diterapkan dalam keluarga itu sendiri.
Berikut adalah beberapa informasi yang akan membantu orangtua menentukan kapan berbohong harus dan tidak harus dihukum, dan bagaimana harus ditangani. Berbohong sangat umum dilakukan pada balita Anda. Anak-anak dalam kelompok usia prasekolah belum mengerti bahwa berbohong adalah salah dan merupakan tindakan tidak jujur. Karena itu, orangtua mungkin tidak harus menghukum mereka karena alasan berbohong Sebaliknya, orangtua menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan hal-hal yang baik pada anak mereka.
|
|
Read more...
|
|
Si Kecil Tak Mau Makan Nasi |
|
“Kenapa ya, beberapa hari belakangan ini, Rasya (3) tidak mau makan nasi? Maunya ngemil saja atau makan bubur terus. Kalau begini terus, bagaimana bisa cepat besar?”, keluh ibu Rita mengenai kebiasaan baru si kecil.
Umumnya anak usia 1-3 tahun cenderung malas makan. Mengapa? Hal ini sering disebabkan karena ia lebih tertarik pada aktivitas bermain, mengingat periode ini merupakan masa bereksplorasi dan berinteraksi dengan lingkungan, ia juga cenderung cepat bosan terhadap makanan. Selain itu, pada periode ini anak ingin menunjukkan otorisasi dalam menentukan jenis, jumlah dan kapan ia mau makan.
Bila keadaan ini berlanjut terus menerus, tentu hal ini tidak baik. Dan orangtua perlu menyadari, pada periode 1-3 tahun ini laju pertumbuhannya tidak secepat periode sebelumnya, sehingga dengan sendirinya nafsu makan relatif berkurang. Meski demikian, orangtua tetap harus memperhatikan komposisi atau menu gizi seimbang pada si kecil demi tumbuh kembang yang optimal.
|
|
Read more...
|
|
Tahapan Tumbuh Kembang pada Anak |
|
Ibu Rita sedih sekali ketika anak kesayangannya Rafi, memiliki berat badan yang berbeda dengan anak-anak lain yang seumur dengannya. Sudah berbagai macam cara dilakukan agar berat badan dan tinggi Rafi bisa sama dengan teman-temannya yang lain. Tapi tahukan ibu Rita, kalau tiap anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda.
Pertumbuhan yaitu bertambah besarnya tubuh secara fisik karena bertambahnya jumlah sel dan hal ini dapat diukur. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya ketrampilan dan fungsi yang kompleks, serta bertambahnya kemampuan atau fungsi semua sistem organ tubuh.
Pertumbuhan pada anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain; faktor keturunan (ras, genetik, kelainan bawaan), faktor hormonal, dan faktor lingkungan selama dalam kandungan dan sesudah dilahirkan (seperti gizi, aktivitas fisik, penyakit yang pernah diderita, dan faktor sosial ekonomi). Untuk lebih jelasnya mengenai pertumbuhan anak Anda. Coba perhatikan tabel berikut ini:
|
|
Read more...
|
|
Perbaiki Nafsu Makan Si Kecil |
|
Ibu Winda selalu mengeluhkan anaknya Aurel (5) susah sekali makan, kalaupun mau makan, yah menunya itu-itu saja. “ ayam goreng lagi, ayam goreng lagi..”, keluhnya.
Lain lagi dengan cerita Bu Santi, anaknya hanya mau makan kalau sambil diajak jalan-jalan, “pokoknya repot deh..” Bagaimana dengan anak-anak Anda? Apakah Anda mempunyai kesulitan ketika memberinya makan
Si kecil dapat dikatakan memiliki nafsu makan yang baik apabila ia makan dengan lahap atau terampil makan sesuai dengan tahap perkembangan usianya.
Ada 6 faktor yang menyebabkan anak menjadi bermasalah makan, yaitu : mengidap penyakit organik, mispersepsi orangtua, mengalami masalah psikologis, gangguan sensori, sakit kolik, takut makan. Info selengkapnya sebagai berikut.
|
|
Read more...
|
|