|

Setiap manusia pasti ingin hidup bahagia. Tapi tahukah Anda bahwa untuk menuju bahagia itu salah satu kunci pentingnya hidup sehat. Coba bayangkan ketika Anda sakit gigi. Apakah Anda bisa tertawa gembira dan bahagia? Jawabnya tentu saja tidak. Itu baru sakit gigi. Bayangkan jika sakitnya lebih serius dari itu, tak hanya Anda sendiri. Keluarga dan sahabat pasti ikut bersedih.
Oleh karena itu, selalu berusahalah untuk tetap sehat. Untuk mencapai kesehatan yang prima, Anda dan keluarga memerlukan lingkungan hidup yang sehat pula, terutama lingkungan tempat Anda dan keluarga berinteraksi, yaitu rumah. Ya, rumah harus menjadi lingkungan yang nyaman, menyenangkan, dan menyehatkan bagi Anda dan keluarga. Jika rumah dan sekitarnya selalu terjaga kebersihan dan kesehatannya, maka Anda dan keluarga akan mudah menjalankan pola hidup sehat. Bagaimana caranya?
- Pertama, bersihkan rumah secara rutin dari debu dan kotoran yang merupakan sarang penyakit. Biasakan kepada seluruh anggota keluarga untuk rutin mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Hal ini mencegah masuknya kuman dan virus ke dalam tubuh. Ajak seluruh anggota keluarga untuk aktif menjaga kesehatan pribadi maupun lingkungannya.
- Kedua, terapkan pola makan sehat. Makanan memegang peranan sangat vital dalam menjaga kesehatan keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi sudah sehat—baik dari segi gizi maupun kebersihannya—maka kesehatan sekeluarga pun akan terjamin kesehatannya. Hindari makanan tinggi lemak, gula, dan garam. Konsumsi tiga komponen itu secukupnya saja dan jangan berlebih. Konsumsilah makanan secara bervariasi dan berimbang mulai dari sayur, buah, susu hingga makanan pokok yang bervariasi.
- Ketiga, rutin berolahraga. Jangan lupakan kegiatan yang satu ini. Olahraga tak hanya penting untuk menjaga fisik tetap bugar, tapi juga otak tetap segar. Menurut Profesor Daniel Landers dari Arizona State University, olahraga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Latihan fisik rutin, menurut penelitian yang dilakukannya bisa meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Alasannya karena aktivitas olahraga mampu meningkatkan sirkulasi oksigen dalam darah, termasuk ke otak yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi.
- Keempat, istirahat cukup. Pola istirahat sangat berpengaruh besar terhadap kesehatan. Pernahkah Anda hanya tidur dalam waktu 3-4 jam saja di tengah padatnya aktivitas? Bagaimana rasanya? Tubuh pasti terasa lesu dan sulit konsentrasi. Kurang istirahat akan mengganggu metabolisme tubuh. Idealnya waktu tidur seseorang setidaknya 7 jam perhari. Dan ingat, waktu itu adalah tidur berkualitas. Tidur di kamar dengan tenang tentu berbeda kualitasnya dengan ketiduran di depan televisi yang masih menyala, meski sama-sama selama 7 jam. Tertidur di depan televisi atau komputer masih menyala akan membawa dampak buruk bagi tubuh. “Tubuh kita berpikir cahaya tiruan itu adalah matahari, dan mencegah pelepasan hormon melatonin, yaitu zat kimia yang merangsang tidur,” jelas Zafarlotfi, PhD, direktur dari Institute for Sleep-Wake Disorder at Hackensack University Medical Center.
Jalankan pola-pola hidup sehat tersebut bersama keluarga. Ajak anggota keluarga satu dengan yang lain untuk saling mengingatkan. Jika semua bisa menjalankan pola hidup sehat secara bersama-sama, maka hidup sehat—jauh dari penyakit seperti flu, pilek, dan berbagai penyakit lain—serta bahagia akan Anda nikmati bersama keluarga.
|