Home > Sangobion Daily Life > Berkat Sangobion, Menjadi Ibu Bekerja Bukan Lagi Bencana buat Saya
Berkat Sangobion, Menjadi Ibu Bekerja Bukan Lagi Bencana buat Saya

5 Cerita Terbaik Keluarga Anti 5L “Hidup Sehat Semangat Tanpa Anemia”

Saya seorang Ibu dengan dua orang anak, Putri (9 tahun) dan Rio (7 tahun). Menjadi Ibu bekerja bukanlah lagi hal yang menakutkan buat saya. Tetapi justru merupakan karunia dan tanggung jawab yang saya lakukan dengan tulus ikhlas dan penuh suka cita.


Keluarga Nunik AndriastutiLain halnya dengan dulu, semua itu bagai bencana buat saya. Bagaimana tidak, tanpa pembantu dan dengan anak-anak yang masih kecil, saya harus berjuang menyelesaikan semua pekerjaan rumah. Mulai dari bangun pagi, memandikan anak, mengantar sekolah, memasak, menyiapkan makan untuk keluarga, membersihkan rumah, mencuci pakaian, setrika, dan mengajari anak-anak belajar hingga larut malam. Saya juga bekerja diluar kota dengan satu setengah jam perjalanan setiap hari pulang pergi. Cukup membuat badan cepat lemah, letih, lesu, lelah, dan lunglai (5L). Belum lagi kalau jalanan macet didaerah lumpur Lapindo Sidoarjo (Porong), mungkin bisa sampai tiga jam perjalanan. Gejala 5L semakin mengganggu aktifitas saya sehari-hari.

Hingga suatu hari suami saya memberikan Sangobion. Ternyata Sangobion sungguh luar biasa. Semenjak saya mengkonsumsi kapsul itu, di pagi hari badan terasa segar, gejala 5L hilang. Dan yang penting semua pekerjaan beres. Ternyata selama ini suamiku telah mengkonsumsi Sangobion untuk menjaga stamina dan terutama untuk mengatasi gejala 5L yaitu lemah, lesu, letih, lelah dan lunglai, yang merupakan tanda dari anemia atau kurang darah. Pantas saja suami saya terlihat sehat dan tetap berstamina walaupun lembur sampai malam.

Solusi yang terbaik untuk menjaga kesehatan buah hati dan keluarga kami adalah dengan selalu menyediakan makanan yang bergizi seperti ikan sayuran dan bila perlu dengan vitamin penambah darah seperti Sangobion. Saya yakin anak-anak dan keluarga saya akan terbebas dari gejala 5L yang merupakan tanda-tanda anemia atau kurang darah.

Saya tidak dapat membayangkan bila anak-anak dan Ibu hamil yang sedang mengandung penerus bangsa sampai terkena gejala 5L, mungkin negara ini akan mengalami kemunduran bahkan kehancuran. Gejala 5L dapat menghambat aktifitas dan kreatifitas mereka, dan bagi Ibu hamil dapat membahayakan Ibu dan anak yang dikandungnya. Sekarang keluarga kami menjadi keluarga yang solid dalam membasmi gejala 5L (letih, lesu, letih, lelah dan lunglai). Dan kami sekeluarga siap menjadi LASKAR SANGOBION yang mendukung gerakan anti 5L. Gejala 5L NO WAY!!!

Keluarga Nunik Andriastuti – Candi, Sidoarjo
Pemenang Lomba Foto Sangobion Keluarga Anti 5L

 


blog comments powered by Disqus
 
Email Print
Banner

Banner

Banner
Follow Us on
Share |